Koleksi

Go Green dengan Limpasan Air Hujan

Go Green dengan Limpasan Air Hujan



Air hujan mengalir dari beton ke dalam
taman.

Apakah Anda sedang mencari cara yang kreatif, namun ramah lingkungan untuk menggunakan limpasan air hujan? Pertimbangkan untuk menanam taman hujan.

Untuk membantu Anda memulai taman hujan, program Bantuan Lingkungan Usaha Kecil Kansas State University mengadakan webinar gratis tentang pemeliharaan taman hujan dan kolam infiltrasi bunga liar 26 Mei dari 10 - 11 pagi.

Taman hujan biasanya ditanam di daerah tertekan yang "menangkap" limpasan air dari atap, jalan masuk dan jalan setapak.

Selain meningkatkan estetika area rumput Anda, taman hujan membantu mengendalikan banjir lokal, menyediakan habitat bagi burung, kupu-kupu, dan serangga yang menguntungkan, serta meningkatkan kualitas air dengan menyaring limpasan, kata para ahli di Kansas State University.

Webinar taman hujan tersedia untuk siapa saja yang memiliki koneksi Internet dan speaker komputer atau saluran telepon.

Topik meliputi pemasangan taman hujan, pemeliharaan, tanaman yang disukai, tantangan dan hasil yang khas. Pembicaranya adalah Lee Skabelund, asisten profesor arsitektur lanskap di K-State, dan Sylvia Michaelis, manajer dukungan infrastruktur di Divisi Pengendalian Polusi Air Kota Topeka.

Untuk mendaftar webinar, kunjungi www.sbeap.org. Klik tautan di kotak kuning dan ikuti petunjuk masuk.

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi Ryan Hamel di 913-715-7018 atau 800-578-8898 atau [email protected]


Tonton videonya: What happens if you cut down all of a citys trees? - Stefan Al (November 2021).